Angka Pengangguran di Sleman Turun

Sleman – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman berhasil menekan jumlah pengangguran di wilayah Sleman melalui berbagai upaya penambahan lapangan kerja dan pemberdayaan masyarakat.

“Angka pengangguran di Kabupaten Sleman, pada 2014 menunjukkan penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Angka pengangguran pada 2014 sebanyak 34.601 atau 6,17 persen dari total angkatan kerja sebanyak 526.171 orang,” kata Kepala Bidang Tenaga Kerja Dinas Narkersos Sleman, Sutiasih, kemarin.

Menurut Sutiasih jumlah tersebut menurun dibandingkan 2013, jumlah pengangguran 35.059 orang atau 6,47 persen dari angkatan kerja sebanyak 541.921 orang.

“Sedangkan pada 2012 angka pengangguran tercatat sebanyak 37.754 orang atau 6,74 persen dari jumlah angkatan kerja 560.376 orang,” katanya.

Sutiasih mengatakan, setiap tahun jumlah pengangguran di Kabupaten Sleman selalu menunjukkan angka yang menurun.

“Namun memang hingga saat ini, jumlah pengangguran di Sleman masih tertinggi dibandingkan kabupaten/kota lainnya di DIY karena jumlah penduduk dan pendatang di Sleman cukup banyak,” tutur Sutiasih.

Sutiasih mengatakan, data angka pengangguran yang dimiliki Dinas Nakersos Kabupaten Sleman berbeda dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Sleman karena adanya perbedaan teknis pendataan. Pendataan Dinas Nakersos Sleman berdasarkan data dari desa-desa, sedangkan BPS pendataan secara sampling.

“Hal ini mengakibatkan angka pengangguran yang kami miliki berbeda dengan BPS, data angka pengangguran kami lebih tinggi jika dibandingkan dengan BPS,” katanya.

image_pdfimage_print
Bagikan: