Ngaglik – Sejak Jumat (1/9) pagi, kurang lebih 1.200 jemaah Salat Idul Adha 1438 H telah memadati Lapangan Klidon Sukoharjo untuk Salat Id berjemaah. Adapun khatib dan imam dari Salat Id adalah Ustaz Abu Umar Ibrahim LC dari Pondok Pesantren Al-Anshor Wonosalam, Yogyakarta.
Dalam uraian khutbah usai Salat Id, Ustaz Abu Umar Ibrahim menyampaikan bagaimana keikhlasan, kesabaran, dan ketakwaan Nabi Ibrahim AS meski telah menerima beberapa cobaan dan ujian keimanan ketakwaan dari Allah SWT.
Nabi Ibrahim antara lain dalam berdakwah mengingatkan ayahnya dengan santun agar beriman kepada Allah SWT. Meski demikian, ayahnya tetap menyembah berhala karenanya Nabi Ibrahim AS terus mendoakan ayahnya.
Kedua, Nabi Ibrahim AS dibakar dengan api karena ketakwaanya Nabi Ibrahim AS tidak terbakar dan tetap sehat. Terakhir, Nabi Ibrahim AS diuji untuk menyembelih anaknya, Nabi Ismail AS namun karena keikhlasan, ketakwaan, dan kesabarannya maka Ismail tidak disembelih tetapi diganti dengan seekor domba besar sebagai kurbannya.
Dalam kesempatan itu, disampaikan pula informasi sementara kurban di lingkungan Klidon Sukoharjo berjumlah 14 sapi dan 10 kambing. Jumlah ini bisa bertambah mengingat hari berikutnya yakni Sabtu (2/9) masih akan dilaksanakan penyembelihan hewan kurban.


