Sleman – Pemerintah Kalurahan Caturtunggal memperkuat peran RT dan RW dalam mendukung tertib administrasi kependudukan melalui pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Penguatan Peran RT/RW melalui Pemanfaatan IKD dalam Mendukung Tertib Administrasi Kependudukan di Kalurahan Caturtunggal, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan tahap pertama diikuti RT dan RW dari 10 padukuhan, yakni Manggung, Karangwuni, Kocoran, Blimbingsari, Sagan, Samirono, Karangmalang, Karanggayam, Mrican, dan Santren.
Kegiatan dihadiri perwakilan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Sleman, Kepala Jawatan Umum Kapanewon Depok, Dukuh se-Kalurahan Caturtunggal, serta ketua RT dan RW peserta kegiatan.
Materi IKD dan administrasi kependudukan disampaikan Ketua Tim Identitas Penduduk Dinas Dukcapil Sleman, Sriyanti Istipurnani. Sementara itu, Kepala Jawatan Umum Kapanewon Depok menyampaikan materi terkait penyelenggaraan pelayanan dan administrasi pemerintahan.
Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi. Peserta berkesempatan menyampaikan pertanyaan dan membahas berbagai hal terkait administrasi kependudukan serta pemanfaatan IKD dalam pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Urusan Tata Laksana Kalurahan Caturtunggal, Bambang Harjati Susetyo menyampaikan pentingnya sinergi antara pemerintah kalurahan, padukuhan, RT, dan RW dalam mendukung tertib administrasi kependudukan.
“Peran RT dan RW yang bersentuhan langsung dengan masyarakat diharapkan dapat membantu memperlancar penyampaian informasi terkait layanan administrasi kependudukan,” ungkapnya.
Kegiatan penguatan peran RT dan RW dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap kedua dijadwalkan Rabu (16/9/2026) dengan peserta dari 10 padukuhan lainnya di Kalurahan Caturtunggal.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kalurahan Caturtunggal berharap sinergi dengan RT dan RW semakin kuat sehingga informasi layanan administrasi kependudukan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan mendukung tertib administrasi kependudukan di tingkat lingkungan. (Oktaviana/KIM Depok)


