Jangan Remehkan Kegemaran Coret-Coret

Ahmad Barokah Tunjukkan Hasil KaryanyaSleman –  meremehkan kegemaran mencoret-coret. Dengan ketekunan, ketelatenan, dan pengasahan cita rasa, kegemaran ini bisa menghasilkan karya seni yang indah. Berbagai jenis kerajinan kayu lukis yang bernilai ekonomis cukup tinggi, misalnya, lahir dari kegiatan melukis yang pada dasarnya bisa dilakukan semua orang.

Di Gangsar  Barokah’s Art & Craft, aneka bentuk kerajinan kayu lukis seperti boneka, kotak perhiasan, asbak, tempat tusuk gigi, gantungan kunci, mangkuk, topeng, sampai patung diproduksi setiap hari. Perintis Gangsar Barokah’s Art & Craft yang ada di Dusun Ngipiksari Desa Hargobinangun Kecamatan Pakem Sleman adalah Ahmad Barokah (46).

Ahmad mengungkapkan, bermacam kerajinan tersebut menggunakan kayu mahoni dan kayu jati sebagai bahan baku. Untuk proses pembuatan kerajinan dari kayu ini sendiri relatif panjang karena membutuhkan lima kali proses.

“Saat ini saya dibantu 16 karyawan yang bekerja di lima tahap produksi mulai dari bahan mentah, pembentukan, pendempulan, painting dan finishing,” kata Ahmad, baru-baru ini.

Diungkapkan Ahmad, bahan kayu awalnya  dipotong terlebih dahulu, lalu dikupas kulitnya. Setelah potongan kayu dibentuk memakai mesin bubut, dilakukan proses pendempulan untuk menutup pori-pori kayu.

‪Setelah melalui proses pendempulan, dengan kuas-kuas, para perajin mulai melukis di kayu-kayu tersebut. Cat yang digunakan umumnya cat tembok dan akrilik.

“Untuk menghasilkan lukisan yang sempurna memang dibutuhkan ketelatenan dan keterampilan khusus,” ungkap Ahmad.

Kerajinan kayu yang sudah dilukis itu kemudian memasuki tahap finishing sebelum siap dipasarkan. Harga jual produk pun beragam, mulai dari Rp 25.000 sampai ratusan ribu rupiah. Untuk motif, Ahmad banyak menggunakan motif tradisional dan alam pada produk-produknya.

“Untuk motif tradisional, kami banyak melukis wayang. Sedangkan untuk motif bernuansa alam, kami lukis bunga dan dedaunan dengan warna-warna cerah. Di luar kedua jenis motif tersebut kami juga melayani motif sesuai permintaan konsumen,” tutur Ahmad.

‪Produk-produk Gangsar Barokah’s Art & Craft diakui Ahmad  sangat diminati konsumen dari luar negeri. Tapi sudah lima tahun belakangan ini konsumennya berbalik dan hampir 90 persen dia hanya melayani pasar lokal.‬

‪”Saat ini pengiriman ke luar negeri hanya melalui trading. Biasanya dikirim ke Singapura, Jepang, Cina, Amerika dan Perancis. Kalau untuk pasar dalam negeri sudah melayani hampir di semua kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, Bali, Semarang, Bandung, Kalimantan dan daerah lainnya,” kata  Ahmad.

‪Ahmad mengaku ada beberapa faktor yang menyebabkan jumlah pesanan sangat fluktuatif. Mulai dari kondisi politik, bahan baku yang makin mahal dan daya beli masyarakat sendiri yang menurun.‬

‪Meski persaingan tidak bisa dihindari, Ahmad selalu mempertahankan kualitas dengan berinovasi di desain produk maupun kualitas pengecatannya. Para pembeli produk kerajinan lukisnya kebanyakan pedagang kerajinan yang dijual kembali ke tempat-tempat wisata maupun galery. Namun demikian ada juga konsumen perseorangan.

Meskipun demikian, berbagai kerajinan kayu lukis tersebut tetap banyak diminati dan masih mampu bertahan di pasar kerajinan. Motif yang unik dan tampak hidup serta tersedianya banyak pilihan membuat kayu lukis mempunyai keistimewaan tersendiri.‬

Apresiasi terhadap proses pengerjaan manual yang tidak mudah juga semakin menambah nilai kayu lukis. Tantangannya, kerajinan ini harus bisa tetap eksis di tengah membanjirnya produk Cina sejenis yang dijual dengan harga jauh lebih murah.

image_pdfimage_print
Bagikan: